Fashion

 

TouchScreen


Dengan perkembangan teknologi sekarang ini, hampir 90% produk-produk teknologi menggunakan konsep layar sentuh (touchscreen). Baik itu telepon genggam, tablet, laptop, bahkan televisi. Dengan perkembangan teknologi, perangkat tidak perlu lagi didukung dengan tombol navigasi ke menu.

Sebenarnya apa itu layar sentuh?
Menurut Wikipedia, layar sentuh (touchscreen) adalah sebuah perangkat input komputer yang bekerja dengan adanya sentuhan tampilan layar menggunakan jari atau pena digital. Awalnya layar sentuh banyak digunakan pada sistem navigasi mobil, monitor medis, panel kontrol industri dan mesin ATM.

Layar sentuh sendiri memiliki tiga komponen utama dalam sistem kerjanya, yaitu:
a. Touch sensor yang memiliki kegunaan sebagai komponen yang terletak dilapisan paling luar yang berfungsi untuk menerima input-an berupa sentuhan , sentuhan tersebut akan menimbulkan aliran listrik.

b. Controller merupakan komponen yang memproses dengan mengubah sinyal listrik yang diterima oleh touch sensor melalui sentuhan dan menghubungan sinyal itu ke perangkat lainnya.

c. Software Driver berfungsi menerjemahkan data yang sudah diproses di atas dan akan dimunculkan/ditampilkan ke antar muka sistem operasi.

Teknologi layar sentuh (touchscreen) secara garis besar dapat dibagi dalam beberapa jenis, diantaranya:
a. Resistive Touchscreen:
Sangat unggul dalam daya tahan khususnya terhadap perlakuan kasar dan harga yang terjangkau. Sentuhan yang diberikan kepada layar ini dalam bentuk tekanan dengan menggunakan pena, jari dan benda keras lainnya.

b. Capacitive Touchscreen:
Jenis ini cara kerjanya sangat rumit tetapi memiliki ketahanan yang sangat kuat dan kejernihan yang sangat baik Ini bisa kita jumpai pada layar sentuh Samsung Super Amoled.

c. Surface Acoustic Wave:
Jenis ini sangat sensitif terhadap kotoran yang menempel tetapi memiliki keunggulan, yaitu tingkat kejernihan yang paling tinggi serta daya tahan yang sangat baik.
Teknologi layar sentuh (touchscreen) sendiri tidak terlepas dari keunggulan dan kekurangan.

Keuntungan yang didapat, diantaranya:
Pengguna dapat dengan mudah dan cepat mengakses dengan tidak perlu repot untuk mencari tombol pada keypad/keyboard dalam mengeksekusi perintah.
Pengguna tidak perlu banyak berpikir, langsung menyentuh pada layar dan perintah akan segera dieksekusi.
Penggunaannya mudah (user friendly), tidak perlu banyak pelatihan pengguna dalam mengoperasikan sistem layar sentuh.

Kekurangannya diantaranya:
Memerlukan perawatan khusus, layar harus terjaga kebersihannya agar inputan (sentuhan) bisa diterjemahkan dengan tepat.
Jika kita ingin mengetik dengan cepat, kadang terjadi error yang mengakibatkan software tidak mampu menerjemahkan apa yang diinputkan. Sehingga kurang fleksibel untuk beberapa jenis masukan.
Kelelahan akibat mendekati layar secara berulang kali.

Bersambung...
(Bulan depan kita akan membahas: Tips Merawat Touchscreen)


Ditulis oleh:


Imelda Lauran, S.T.