Fashion

 

Cara Pencegahan Difteri

 

Mencegah penyakit difteri lebih mudah daripada mengobatinya karena difteri merupakan salah satu penyakit berbahaya yang dapat berujung pada kematian.

 

1. Melakukan imunisasi difteri lengkap
Mengapa IMUNISASI? Karena imunisasi memberikan tubuh kita kekebalan yang sifatnya spesifik terhadap penyakit tertentu, dalam hal ini adalah difteri. Orang yang sudah diimunisasi, akan memiliki antibodi yang sudah siap untuk melawan difteri.
Imunisasi difteri mulai diberikan pada anak mulai dari program imunisasi dasar, yang sering disebut juga dengan DPT 1, DPT 2, dan DPT 3, yakni pada usia 2 bulan, 3 bulan dan 4 bulan.

Apakah orang dewasa masih perlu imunisasi difteri?
Orang dewasa masih perlu melakukan imunisasi difteri. Terutama mereka yang imunisasinya belum lengkap; tidak pernah imunisasi sama sekali; sering melakukan kontak dengan anak-anak; atau mereka yang bertempat tinggal di daerah terjadinya wabah.
Catatan: Orang dewasa yang dimaksud adalah yang berusia di atas 19 tahun.

Imunisasi pada orang dewasa diberikan 3 dosis:
Suntik pertama 1 dosis vaksin Td.
4 minggu kemudian 1 dosis vaksin Td.
6-12 bulan kemudian 1 dosis vaksin Td.

 

2. Menghindari kontak langsung dengan penderita difteri
Hal ini sudah menjadi prosedur standar dalam menangani pasien difteri. Orang yang positif terkena difteri harus diisolasi agar tidak menyebarkan penyakit kepada orang lain disekitarnya.
Bagi Anda yang memiliki anggota keluarga yang terkena difteri, maka prosedur ini harus benar-benar dipatuhi.

3. Melakukan gaya hidup sehat
Gaya hidup sehat ini dapat membantu meningkatkan kualitas kesehatan dan mencegah terjadinya berbagai macam penyakit. Imunitas atau ketahanan badan dapat ditingkatkan sehingga mampu bertahan dari segala serangan penyakit.

 

Ditulis oleh:

dr. Agustina Karianto