Fashion

 

Makanan & Asam Urat

 

Pernyataan di atas sering kita dengar di masyarakat. Bahwa penderita asam urat sering dilarang untuk tidak mengkonsumsi sayuran, terutama yang berwarna hijau. PURIN adalah zat alami yang dapat ditemukan dalam tumbuhan dan hewan. Pada umumnya sayuran memiliki kandungan purin lebih tinggi dibandingkan daging. Purin yang masuk ke dalam tubuh selanjutnya akan dimetabolisme menjadi ASAM URAT. Oleh karena itu mengurangi makanan kaya purin dapat membantu mencegah tingginya kadar asam urat.
Makanan yang merupakan sumber utama purin adalah daging (terutama daging sapi, daging babi, daging domba), makanan laut, dan unggas. Agar tetap bisa mendapatkan asupan protein yang cukup maka dapat mengkonsumsi sumber protein lain seperti telur, produk susu rendah lemak, tofu, keju, kacang-kacangan atau biji-bijian yang memiliki kandungan purin rendah.
Ada makanan tertentu yang mengandung purin sangat tinggi dan harus dikonsumsi terbatas atau perlu dihindari.

 

KATEGORI MAKANAN SARAN
Kelompok 1
KANDUNGAN PURIN RENDAH
Nasi, ubi, singkong, jagung,
roti, mie/bihun, cake, kue
kering, puding, susu, keju,
telur, sayuran, dan buah
(kecuali sayuran dalam
kelompok 2).
Boleh dikonsumsi setiap har
Kelompok 2
KANDUNGAN PURIN SEDANG
(9-100mg/100gr)
Daging sapi, daging ikan,
daging ayam, udang, tahu,
tempe, asparagus, bayam,
daun singkong, kangkung,
melinjo, dan daun melinjo.
Boleh dikonsumsi tidak
berlebihan/dibatasi.
Kelompok 3
KANDUNGAN PURIN TINGGI
(100-1000mg/100gr)
Otak, hati, jantung, ginjal,
jerohan, ekstrak daging/
kaldu, daging bebek, ikan
sarden, dan kerang.
Dihindari

 

Dengan adanya daftar makanan pada tabel di atas ini, maka diharapkan kita semua mengetahui makanan apa yang dapat kita konsumsi untuk menjaga tubuh agar tetap sehat.

 

dr. Agustina Karianto